Menu

bisnis kangen water

cara menjalankan bisnis kangen water

Blog Search

Blog Archive

Comments

There are currently no blog comments.

Air alkali Kangen Water, acid reflux dan Heartburn

June 15, 2016

Acid reflux, air alkali dan mesin kangen water

Dr. Jamie Koufman M.D. pengarang buku “Dropping Acid: The Reflux Diet Cookbook and Cure”.

Sebuah studi ilmiah terbaru dilakukan di amerikan oleh Dr. Jamie Koufman M.D. mengindikasikan bahwa air alkali seperti kangen water dapat membantu menyembukan acid reflux yang bertindak sebagai buffer hydrochloric acid alias HCL. Pada artikel ini nanti di bagian bawah akan dijelaskan mengenai studi yang dilakukan oleh dr jamie kaufman ini.

Cerita pribadi saya mengenai acid reflux dan air alkali kangen water

Saya pertamakali minum kangen water pada bulan juni tahun 2008 ketika istri saya mengatakan kepada saya bahwa tubuh saya di masa itu sedang menuju ke arah sakit, jadi minum air alkali merupakan upaya saya agar tubuh saya tidak jatuh sakit.

Sebelum minum air kangen water, saya telah makan obat-obatan untuk mengatasi acid reflux dan osteo arthritis selama beberapa periode lamanya dan dokter keluarga saya baru saja menuliskan resep obat-obatan ketiga untuk mengontrol level kolesterol di dalam tubuh saya.

Saya tidak mengalami kelebihan berat badan yang keterlaluan meskipun pola diet alias pola makan saya sebagian besar terdiri dari junk food dan fast food. Namun, tak dipungkiri bahwa kondisi kesehatan saya semakin bertambah buruk dengan cepat. Acid reflux menjadikan saya terbangun tengah malam. Arthritis atau radang sendi membuat saya tidak bisa menikmati olahraga atletik yang biasa saya lakukan dan saya nikmati selama ini dan arthritis ini menyebabkan saya ada dalam keadaan rasa sakit yang konstan.

Bagi orang-orang yang tidak pernah merasakan rasa sakit yang kronis, yang bisa saya katakan adalah hindari hal itu sebisa mungkin. Singkat kata saya merasa seperti kakek-kakek berusia 51 tahun. Di belakang, istri saya pada dasarnya memaksa saya untuk mulai minum air kangen water, dan ia telah melakukannya sendiri demi saya. Barangkali satu hal yang paling parah ketimbang menderita akibat penyakit kronis adalah mendengarkan seseorang yang komplain mengenai hal tersebut.

Air alkali kangen water mengubah hidup saya hanya dalam waktu beberapa minggu. 15 tahun perjuangan saya melawan acid refulux telah disebuhkan hanya dalam satu minggu dan rasa lemah akibat arthritis pun menghilang dalam satu bulan. Sekarang sudah lebih dari 4 tahun dan acid reflux maupun arthritis saya hanya tinggal kenangan.. semuanya hanya berkat bantuan air alkali kangen water dan tanpa bantuan pil atau obat-obatan apapun.


Masalah dengan bukti-bukti yang hanya sekedar kesaksian atau testimoni

Dalam 4 tahun semenjak saya pribadi merasakan sendiri manfaat air alkali ionisasi kangen water, saya memiliki kesempatan untuk berbicara kepada ribuan orang yang mencari alternatif yang efektif untuk menggantikan obat-obatan medis untuk mengatasi penyakit seperti arthritis. Awalnya saya sendiri dulu juga heran akan tingkat keefektifan kangen water dalam menyembuhkan arthritis atau radang sendi. 4 tahun dan dengan ratusan testimoni kemudian, apa yang mengagetkan saya adalah barulah mulai masuk komunitas ilmu pengetahuan yang menyelidiki lebih dalam mengenai manfaat air alkali yang telah saya temukan sendiri beberapa tahun yang lalu. Air kangen water ini sangatlah membantu dalam mengatasi arthritis.

Meskipun saya telah melakukan hal terbaik yang bisa saya lakukan dengan blog ini, namun komunitas ilmiah dan medis tidak peduli terhadap apa yang saya lakukan ataupun atas apa testimoni dari orang-orang lain berikan. Faktanya, komunitas ilmiah dan medis tidak percaya semua perkataan orang terkecuali mereka didukung oleh studi ilmiah. Kesaksian alamiah dari orang-orang biasanya dibuang oleh komunitas ilmiah ini karena kekeraskepalaan mereka dan penolakan terhadap sesuatu yang hanya berdasarkan kesaksian. Namun sikap skeptis mereka terhadap testimoni dan kebutuhan akan bukti empiris sebenarnya cukup berguna dan masuk akal. Kita sendiri pun mengetahui bahwa normalnya pengetahuan yang di dapatkan di internet dan media lainnya penuh dengan sensasi dan promosi terhadap diri sendiri.

Saya percaya dalam bukti-bukti ilmiah. Dibesarkan oleh seorang dokter medis, dan seseorang yang memperoleh gelar sarjana science bertahun-tahun lalu, saya dapat melihat kebutuhkan untuk memikirkan segala sesuatu masak-masak dan untuk melakukan pengetesan terlebih dahulu sebelumnya terhadap hal apapun. Dikarenkan didukung oleh studi ilmiah, sangatlah jelas bagi saya bahwa komunitas ilmiah dan medis butuh untuk membuka pikiran mereka terhadap fakta bahwa ada begitu banyak pengobatan alternatif yang dapat memberikan manfaat yang luar biasa bagi umat manusia.

Pengabaian terhadap studi yang dilakukan orang asia terhadap air alkali

Banyak studi yang dilakukan oleh orang asia mengenai manfaat air alkali telah ada selama puluhan tahun. Saya tidak tahu kenapa orang Amerika memandang sebelah mata terhadap studi yang dilakukan orang asia, namun begitulah kenyataannya. Mungkin saja ada pada masalah penerjemahan. Atau juga masalah kecenderungan alamiah dari orang-orang yang tidak ingin repot-repot mendalami studi-studi untuk mencoba dan mengungkat sesuatu yang tampaknya seperti omong kosong yang digunakan oleh para ilmuwan dalam menjelaskan hasil penelitian mereka. Pendapat pribadi saya adalah bahwa orang amerika memiliki tingkat kompleksitas yang superior ketika itu berhubungan dengan penelitian dalam sebuah studi yang jika tidak dilakukan oleh orang amerika sendiri, maka hal tersebut tidak diperhitungkan. Pemikiran ini sama sekali hal yang buruk, namun yah sekali lagi memang demikianlah kenyataannya.

Saya percaya bahwa orang amerika tidak akan memulai untuk mengambil manfaat dari minum air alkali secara serius hingga mereka membaca bahwa ada orang amerika sendiri yang telah melakukan studi terhadap air alkali ionisasi tersebut. Atau barangkanli mereka butuh orang-orang dengan nama besar seperti leonardo dicaprio atau jennifer lopez yang mensupport perusahaan pembuat air alkali botolan ini untuk mengiklankan produk mereka.


Studi yang telah dilakukan terhadap air alkali ionisasi seperti kangen water

Kabar baiknya bagi orang-orang yang masih skeptis terhadap sekedar testimoni manfaat dari air alkali dan testimoni kesembuhan kangen water, maka telah ada studi yang dilakukan di amerika mengenai efisiensi dari air alkali ionisasi (contohnya kangen water) untuk mengobati berbagai penyakit.

Dr. Jamie Kaufman M.D. dan Dr. Nikki Johnston PhD baru-baru ini melakukan studi terhadap pengaruh dari air alkali alamiah terhadap pengobatan acid reflux yang telah dipublikasikan dalam jurnal yang berjudul “Annals of Otology, Rhinology & Laryngology” anda bisa membaca studi yang mereka lakukan disini: http://www.voiceinstituteofnewyork.com/wp-content/uploads/2011/01/Koufman-7-12.pdf

Dokter tersebut, seperti yang saya ketahui, merupakan orang amerika dan bekerja di new york. Semoga kali ini orang-orang skeptis yang butuh untuk menyakinkan bahwa studi tersebut harus dibuktikan oleh orang amerika terlebih dahulu telah terjawab.

Sebagai informasi, Dr. Jamie Kaufman M.D. sendiri telah terkenal dengan buku tulisannya yang berjudul “Dropping Acid: The Reflux Diet Cookbook and Cure”. Bukunya telah diulas dalam Good Morning America, Radio CBS, Fox News, dan berbagai media lainnya. Ia juga memiiki blog yang menarik dan informatif yang bisa anda temukan di www.refluxcookbookblog.com/tag/jamie-koufman-md/

Dalam introduksi dari paper studi yang terbaru yang dilakukan oleh Dr Kaufman dan Johnston, mereka megnatakan bahwa:

Gastric reflux, yang secara umum disebut sebagai acid reflux, merupakan sebuah penyakit yang mahal dan memilii prevalensi tinggi.

Mereka juga mengatakan bahwa:

Esophageal reflux dan airway reflux - pengakit gastroesophageal reflux dan laryngopharyngeal reflux (LPR), masing-masingnya bersifat epidemik.

Kedua dokter tersebut menuliskan catatan bahwa:

Pada tahun 2007, sebuah analisis dari 17 studi prevalensi mengungkapkan bahwa penyakit reflux telah meningkat sebanyak 4% pertahunnya semenjak tahun 1976. Saat ini, 40% dari orang amerika memiliki reflux dimana 22% dengan penyakit fastroesophageal reflux dan lainnya sebanyak 18% merupakan laryngopharyngeal reflux (LPR).

Dr Jamie Kaufman dan Dr Johnston telah mengetes pengaruh dari 3 tipe air botolan dalam kemasan terhadap acid reflux diantaranya adalah: Aquafina (air minum dari pepsi yang bersifat asam), Dasani (air minum dari coca cola yang bersifat asam) dan Evamor Natural Artesian Water (memiliki pH alkali 8.8).

Studi ini menyimpulkan bahwa: Air alkali artesian dengan pH alkali sebesar pH 8.8 secara instan dan permanen menonaktifkan pepsin manusia 3b, dan ia juga tampaknya secara efektif membuffer asam HCL. Data in vitro ini menjelaskan bahwa air alkali merupakan terapi tambahan yang berguna dalam mengobati penyakit reflux.


Kesimpulan

Singkat kata, hasil studi menunjukkan kepada kita bahwa air alkali dengan pH 8.8 dapat menonaktifkan acid reflux dengan segera dan dapat bertindak sebagai buffer hydrochloric acid alias HCL.

Saya temukan ini merupakan suatu studi yang menarik tentang bagaimana air alkali contohnya kangen water dapat sangat bermanfaat dalam membantu mengobati acid reflux. Jika anda mengalami penyakit apapun, termasuk acid reflux maupun heartburn, kenapa tidak mulai mencoba melakukan terapi rutin minum air alkali ini?

Go Back

Comment